Studi Kasus Implementasi Pendidikan Vokasional Agribisnis dalam Pengembangan Produk Olahan Pertanian

Authors

  • Ihsan Mustofa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Vina Oktariana Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Ony Ilma Kumala Sari Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia
  • Aan Budianto Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
  • Gama Setyadzi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64996/jva.v2i2.95

Keywords:

vocational education, agribusiness, processed products

Abstract

This study aims to analyze the implementation of agribusiness vocational education in the development of processed agricultural products at SMK Negeri Natar, South Lampung. The research uses a literature study approach with a qualitative descriptive method that emphasizes the collection of information from scientific literature and school documents. The results show that the vocational education approach at SMK Negeri Natar focuses on teaching factory, utilization of local resources, and cooperation with local industries. Challenges faced include limited processing equipment, lack of teacher training, and limited access to product legality. Recommendations are given to strengthen the synergy between schools, businesses, and local government in supporting the sustainability of the program.

References

Amin, M. (2018). Model Pembelajaran Teaching Factory dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 8(1), 45-56.

Anzani et al. (2021). Peran Pendidikan Vokasional dalam Mendorong Praktik Pertanian Berkelanjutan: Studi Deskriptif di Komunitas Pedesaan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Vokasional Agribisnis. Edisi Desember.

Djojonegoro, W. (1998). Pengembangan pendidikan kejuruan. Jakarta: Depdikbud.

Handayani, R., & Subekti, G. (2020). Peran SMK dalam Peningkatan Kewirausahaan Siswa Melalui Teaching Factory. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 312-326.

Irawan et al. (2021). Dampak Implementasi Teknologi Tepat Guna dalam Pendidikan Vokasional Agribisnis terhadap Efisiensi Pertanian. Jurnal Informatika, Vol 1 (2) : 1-10.

Kemendikbud. (2020). Panduan pengembangan teaching factory. Direktorat SMK.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Panduan Implementasi Teaching Factory pada SMK. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

Mudrikah, N. (2021). Pendidikan Vokasional dan Kesiapan Kerja Siswa pada Sektor Agribisnis. Jurnal Agro Edu, 14(2), 78-87.

Mulyasa, E. (2018). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, A., & Hidayat, R. (2020). Peran pendidikan vokasional dalam menumbuhkan wirausaha agribisnis. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 6(2), 101–117.

Sari, D., & Supriyanto, T. (2019). Pengembangan Produk Olahan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 134–145.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suryadi, B. (2021). Strategi penguatan SMK berbasis kewirausahaan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 8(3), 223–234.

Sutrisno, S. (2021). Teaching factory sebagai model pembelajaran berbasis industri. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 45–56.

Yuliani, D., & Rahman, F. (2020). Penguatan kapasitas siswa vokasi dalam pengolahan hasil pertanian lokal. Jurnal Agritek, 12(1), 65–74.

Yunus, A. (2022). Integrasi Pendidikan Vokasi dan Kewirausahaan di Era Industri 4.0. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2024-12-27

How to Cite

Mustofa, I., Oktariana, V., Ilma Kumala Sari, O., Budianto, A., & Setyadzi, G. (2024). Studi Kasus Implementasi Pendidikan Vokasional Agribisnis dalam Pengembangan Produk Olahan Pertanian . Jurnal Vokasional Agribisnis, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.64996/jva.v2i2.95