Pengaruh Pendidikan Vokasional terhadap Kesadaran Lingkungan dalam Praktik Pertanian Berkelanjutan
Keywords:
Pendidikan vokasional, kesadaran lingkungan, pertanian berkelanjutan, masyarakat, pelatihan petaniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendidikan vokasional agribisnis terhadap kesadaran lingkungan dalam praktik pertanian berkelanjutan di kalangan masyarakat petani. Pendidikan vokasional agribisnis keterampilan teknis serta nilai-nilai pelestarian lingkungan yang relevan dengan kegiatan pertanian ramah lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 80 responden petani yang telah mengikuti pelatihan vokasional agribisnis di daerah Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa pendidikan vokasional agribisnis meningkatkan pemahaman mereka tentang penggunaan pupuk organik, konservasi air, dan pengelolaan limbah pertanian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan vokasional agribisnis memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan di tingkat masyarakat.
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Betan, A., Rukayah, S., Purbanova, R., Purwoto, A., Rusli, R., Nurnainah, N., & Aji, S. P. (2023). Manajemen Penerapan Asuhan Keperawatan Melalui Tingkat Kesembuhan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 65–67.
Bikorin, B., & Fatmawati, I. (2016). Pengaruh Format Iklan Komparatif dan Non Komparatif Terhadap Respon Kognitif dan Niat Perilaku. Jurnal Manajemen Bisnis, 7(1), 1–30.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2019). The State of Food and Agriculture 2019: Moving forward on food loss and waste reduction. Rome: FAO.
IFOAM., 2008. The World of Organic Agriculture-Statistics dan Emerging Trends 2008. http://www.soel.de/fachtheraaii
Kolb, D. A. (1984). Experience learning: Experience as the source of learning and development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the Gap: Why do People Act Environmentally and What are The Barriers to Pro-Environmental Behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260.
Mulyadi, R. (2021). Peran Agribisnis dalam Peningkatan Kesejahteraan Petani. Jakarta: Penabur.
Nasution, M. A. (2019). Pendidikan Lingkungan Berbasis Komunitas Tani: Studi Perubahan Perilaku Petani terhadap Limbah Pertanian. Jurnal Pengabdian dan Lingkungan, 5(1), 55–63.
Palayukan, H., Palengka, I., Panglipur, I. R., & Mahendra, I. W. E. (2023). Pendampingan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Penerapan Merdeka Belajar Pada Tingkat Sma. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 8403–8408.
Swanson, B. E. (2012). Global review of good agricultural extension and advisory service practices. Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO).
Tohawi, A., Iswanto, J., Subekan, S., SaDiyah, D. F., & Mastur, M. (2023). Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Perdagangan Bawang Merah di Pasar Sukomoro Nganjuk. Journal on Education, 5(4), 17814–17822.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (SP3K). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 92. Jakarta: Sekretariat Negara.
Yuliana, L. (2020). Pengaruh Pendidikan Pertanian terhadap Kesadaran Konservasi Petani di Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan dan Ekologi Pertanian, 12(1), 20–29.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Alif Ilham Akbar Fatriansyah, Ihsan Mustofa, Suwardi Adit, Feri Kurniawan Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.